Tema 3 IPS - Peduli Terhadap Lingkungan - 42myclass

Latest

Info kelas 42 Mr ADIN

Ayo Belajar, Untuk Masa Depan

Selasa, 12 Oktober 2021

Tema 3 IPS - Peduli Terhadap Lingkungan

Kenampakan Alam dan Manfaatnya

Alangkah indahnya alam negeri kita Indonesia. Bagaimanakah kenampakan alam di kabupaten/kota tempat tinggal kalian? Apakah yang kalian ketahui tentang kenampakan alam? 

Sebelumnya kita simak materi Video Berikut ya!

Sub Tema 1


Sub Tema 2


Sub Tema 3



Kenampakan alam adalah segala sesuatu yang ada di alam dan terbentuk oleh peristiwa alam. Kenampakan alam yang dapat kita lihat adalah yang ada di permukaan bumi. Permukaan bumi terdiri atas daratan dan perairan. Di bagian daratan terdapat berbagai macam bentangan alam, antara lain gunung, pegunungan, sungai, danau, dataran rendah, dataran tinggi dan pantai. Sedangkan bentangan alam di bagian perairan berupa selat, laut dan samudra. Secara umum manfaat kenampakan alam adalah sebagai berikut.



a. Gunung
Gunung ada dua macam, yaitu gunung berapi dan gunung tidak berapi atau gunung mati. Gunung berapi terbentuk oleh lapisan material yang keluar dari perut bumi. Gunung berapi yang masih hidup atau aktif gejala yang tampak adalah timbulnya ledakan atau letusan. Kegiatan gunung berapi diawasi oleh Jawatan Geologi. Jawatan ini memiliki alat pencatat gempa bumi yang disebut seismograf. Beberapa bentuk gunung api, yaitu : gunung api kerucut (strato), gunung api Landai (Maar) dan gunung api Perisai (tameng). Bentuk ini dipengaruhi oleh letak dapur magma dan sifat magma yang keluar dari perut bumi.

Gunung memiliki manfaat bermacam-macam, antara lain:
- gunung dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi
- material letusan gunung api dalam waktu lama dapat menyuburkan tanah, pasirnya dapat untuk bahan bangunan
- gunung sebagai pengatur iklim dan penyimpan air
- keluarnya magma menyebabkan terangkatnya barang tambang ke muka bumi. Salah satu gunung api di Indonesia yang sering meletus adalah Gunung Merapi di Jawa Tengah.

Contoh Gunung-gunung di Indonesia
1. Gunung Leuser Nangroe Aceh Darussalam
2. Gunung Sibayak Sumatera Utara
3. Gunung Kerinci Sumatera Barat
4. Gunung Tinombala Sulawesi Tengah
5. Gunung Kaba Bengkulu
6. Gunung Krakatau Jawa Barat
7. Gunung Merapi Jawa Tengah
8. Gunung Semeru Jawa Timur
9. Gunung Beratus Kalimantan Timur
10. Gunung Kinibalu Kalimantan Barat
11. Gunung Tambora Nusa Tenggara Barat
12. Gunung Agung Bali
13. Gunung Mengkoka Sulawesi Tenggara
14. Gunung Kalimutu Nusa Tenggara Timur
15. Gunung Binaiya Maluku
16. Gunung Kwoka Papua

b. Pegunungan
Pegunungan adalah daratan bergunduk-gunduk besar, luas, memanjang dan tinggi. Pegunungan terbentuk oleh gerakan pergeseran kulit bumi. Gerakan ini adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Pegunungan biasanya memiliki ketinggian 700 meter atau lebih di atas  permukaan air laut.  Daerah pegunungan udaranya sejuk dan segar.

Manfaat pegunungan antara lain:
- untuk usaha perkebunan bunga, sayuran dan tanaman industri,
- sebagai tempat peristirahatan, camping dan wisata alam, serta
- tempat tumbuh hutan sebagai daerah perlindungan hewan dan tumbuhan agar tidak punah.

Contoh pegunungan di indonesia
1. Bukit Barisan Sumatra
2. Schwaner, Meratus Kalimantan
3. Verbeek, Matarombea Sulawesi
4. Menoreh, Tengger Jawa
5. Jayawijaya, Kumafa Papua

c. Sungai
Sungai adalah aliran air yang mengalir di daratan. Sungai pada bagian awal atau hulu berukuran kecil bermula dari daerah pegunungan. Mengalir ke tempat yang lebih rendah, akhirnya bermuara di laut atau danau. Makin dekat ke arah laut atau danau permukaan sungai makin melebar. Manfaat sungai bagi masyarakat sekitar antara lain:

- untuk irigasi mengairi sawah
- tempat memelihara ikan dengan menggunakan keramba
- sebagai prasarana transportasi dan perdagangan/pasar terapung,
- dapat untuk pembangkit listrik.

Bendungan Sigura-gura di Sumatera Utara memanfaatkan sungai Asahan untuk pembangkit listrik. Dengan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), kebutuhan listrik dapat terpenuhi dan pembangunan di daerah sekitarnya semakin maju.

Contoh sungai-sungai di indonesia
1. Peusangan Nangroe Aceh Darussalam
2. Asahan Sumatera Utara
3. Kampar Riau
4. Batanghari Jambi
5. Gumanti Sumatera Barat
6. Musi Sumatera Selatan
7. Ci Tarum Jawa Barat
8. Code Daerah Istimewa Yogjakarta
9. Bengawan Solo Jawa Tengah
10. Brantas Jawa Timur
11. Kapuas Kalimantan Barat
12. Mahakam Kalimantan Timur
13. Peguyaman Gorontalo
14. Rea Nusa Tenggara Barat
15. Cidurian Banten
16. Mamberamo Papua

d. Danau
Danau adalah daratan yang cekung dan terisi oleh air. Pada umumnya genangan air danau relatif luas. Berdasarkan cara terbentuknya ada dua macam, yaitu danau buatan dan danau alam. Danau buatan adalah danau yang dibuat oleh manusia dengan cara membendung aliran sungai. Danau buatan sering disebut waduk. Danau alam adalah danau yang terbentuk oleh peristiwa alam, antara lain karena letusan gunung api, gerakan kulit bumi, dan pelarutan batuan kapur oleh air hujan. Danau yang berukuran relatif kecil disebut telaga, rawa, atau payapaya.

Manfaat danau atau waduk antara lain:
- menampung air hujan sehingga bisa mengurangi banjir,
- pengairan sawah dan industri
- tempat memelihara dan penangkapan ikan, dan
- untuk olahraga air dan rekreasi.

Contoh danau-danau di indonesia
1. Danau Laut Tawar Nangroe Aceh Darussalam
2. Danau Toba Sumatera Utara
3. Danau Maninjau, Singkarak Sumatera Barat
4. Danau Kerinci Jambi
5. Danau Jembawan Sumatera Selatan
6. Danau Ranau Lampung
7. Waduk atiluhur, Cirata, Saguling Jawa Barat
8. Waduk Gajahmungkur, Cacaban, Sempor Jawa Tengah
9. Waduk karangkates, Ngebel Jawa Timur
10.Danau Seriang, Luar, Bekuan Kalimantan Barat
11.Danau Sembuluh, Kemambui Kalimantan Tengah
12.Waduk Riamkanan Kalimantan Selatan
13.Danau Jempang, Melintang Kalimantan Timur
14.Danau Moat, Tondano Sulawesi Utara
15.Danau Limboto Gorontalo
16.Danau Tempe, Towuti, Matana Sulawesi Selatan
17.Danau Poso, Lindu Sulawesi Tengah
18.Danau Batur, Bratan, Buyan Bali
19.Danau Segara Anak Nusa Tenggara Barat
20.Danau Kelimutu (Tigawarna) Nusa Tenggara Timur
21.Danau Sentani, Wam, Tigi, Panisi, Amora Papua

e. Dataran Rendah
Dataran rendah adalah daerah yang relatif datar, yang memiliki ketinggian kurang dari 500 meter di atas permukaan laut. Daerah dataran rendah umumnya terdapat banyak aliran sungai, dan keadaan udaranya panas. Manfaat dataran rendah sebagian besar untuk lahan pertanian  tanaman pangan dan perkebunan tebu atau kelapa.

f. Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah daerah yang relatif datar, yang memiliki ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut. Udara di daerah dataran tinggi sejuk dan dingin. Terbentuknya dataran tinggi karena desakan tenaga dari dalam bumi. Daerah dataran tinggi banyak dimanfaatkan untuk tempat peristirahatan dan lahan perkebunan tanaman industri, misalnya bunga, sayuran, teh, kopi, kina, dan sebagainya.

Di Indonesia terdapat beberapa dataran tinggi, sebagai berikut.
- Di Sumatera terdapat Dataran Tinggi Gayo, Dataran Tinggi Agam, Dataran Tinggi Rejang Lebong dan sebagainya.
- Di Jawa terdapat Dataran Tinggi Priangan, Dataran Tinggi Dieng, dan sebagainya.
- Di Kalimantan terdapat Dataran Tinggi Muller.
- Di Sulawesi terdapat Dataran Tinggi Minahasa, Dataran Tinggi Penreng, dan sebagainya.

g. Pantai
Pantai adalah daratan di tepi laut. Bentuknya ada yang landai dan terjal. Pantai terbentuk antara lain karena mendapatkan pengaruh gerakan air laut, seperti gelombang, pasang dan arus.

Pantai landai banyak dimanfaatkan antara lain:
- untuk perikanan dan tambak, hasilnya udang dan bandeng. Contohnya Pantai utara Jawa,
- untuk rekreasi dan olahraga atau objek wisata, contohnya Pantai Parangtritis di Yogyakarta dan Pantai Kuta di Bali
- untuk tambatan perahu-perahu nelayan, contohnya pantai Pacitan di Jawa Timur dan pantai Ayah di Jawa Tengah.

Pantai terjal atau curam biasanya terdapat goa-goa yang dihuni
burung walet. Sarang burung walet diambil oleh penduduk sekitar dan
dimanfaatkan sebagai bahan makanan atau obat-obatan. Pantai
Karangbolong di Jawa Tengah banyak terdapat goa yang dihuni burung
walet. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki garis pantai sepanjang 81.000 kilometer.

h. Selat
Selat adalah perairan yang terdapat di antara pulau satu dengan pulau yang lain. Kedalamannya berkisar antara 200 meter sampai 1.000 meter. Manfaat selat antara lain sebagai jalur angkutan antarpulau. Alat angkutan yang digunakan adalah kapal feri. Kapal ini termasuk kapal penumpang. 

Beberapa selat di wilayah Indonesia antara lain:
- selat Sunda, di antara pulau Jawa dan Sumatera,
- selat Karimata, terletak di antara pulau Sumatera dan Kalimantan,
- selat Makasar, terletak di antara pulau Kalimantan dan Sulawesi,
- selat Bali, terletak di antara pulau Jawa dan Bali, serta
- selat Alas, terletak di antara pulau Lombok dan Sumbawa.

i. Laut
Laut adalah genangan air yang sangat luas dan dalam. Kedalamannya mencapai 1.000 meter atau lebih. Sedangkan kedalaman laut tepi antara 0 meter sampai 200 meter. Air laut rasanya asin karena mengandung garam. Di dalam laut terdapat banyak kehidupan, antara lain tumbuhan laut, kerang, dan berjenis-jenis ikan. Laut di Indonesia sangat luas, melebihi luas daratannya. Dua per tiga (2/3) wilayah Indonesia berupa laut atau perairan. Laut di Indonesia antara lain Laut Jawa, Laut Sulawesi, Laut Flores, Laut Banda, Laut Buru, Laut Seram, dan sebagainya.

Manfaat laut bagi kehidupan manusia sangat banyak, antara lain:
- laut merupakan penyumbang terjadinya hujan dan pengatur iklim
- air laut diolah menjadi garam, contohnya di Sumenep Madura
- dari dalam laut kita memperoleh berjenis-jenis ikan, kerang, dan rumput laut yang dapat diolah menjadi makanan dan obat-obatan, serta
- laut juga dimanfaatkan untuk olahraga air, jalur transportasi, dan lain sebagainya.

j. Samudra
Samudra adalah perairan yang luasnya melebihi luas laut. Kedalaman samudera lebih dari 1.000 meter. Wilayah Indonesia diapit oleh dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Manfaat dengan luasnya perairan di sekitar kita menyebabkan iklim yang menguntungkan, yaitu tidak terlalu panas pada siang hari dan tidak terlalu dingin pada malam hari.
Demikian artikel berjudul 10 Kenampakan Alam dan Manfaatnya lengkap semoga bisa bermanfaat bagi agan sekalian


Ciri-ciri Tanaman Di Dataran TInggi dan Dataran Rendah

- Tanaman Dataran Tinggi


Dataran tinggi terletak pada ketinggian di atas 700 m dpl. Anda yang tinggal di daerah dataran tinggi dan memiliki hobi bercocok tanam tentu harus paham jenis tanaman apa saja yang cocok dan dapat tumbuh subur di situ. Nah, berikut ini jenis tanaman yang cocok dibudidayakan di dataran tinggi.

 

1. Tanaman stroberi

Bagi Anda yang tinggal di daerah dataran tinggi, jenis tanaman ini sangat cocok untuk ditanam. Tanaman stroberi memang dapat pula kita tanam di daerah dataran rendah, namun harus dengan perawatan yang ekstra.

2. Tanaman wortel

Tanaman selanjutnya yang dapat tumbuh baik pada daratan tinggi adalah wortel. Faktor yang memengaruhi tumbuh kembang tanaman wortel antara lain suhu, jenis tanah, curah hujan, kelembapan, dan intensitas sinar matahari. Wortel biasanya dibudidayakan pada tanah yang memiliki tekstur seperti andosol, alluvial, regosol, dan latosol. Jenis tanah tersebut biasanya terdapat di dataran tinggi, tetapi dapat juga diusahakan pada dataran rendah.

3. Tanaman brokoli

Cara menanam brokoli tidak terlalu sulit, apalagi bagi Anda yang tinggal di dataran tinggi. Hanya saja, Anda harus memerhatikan pasokan air serta ketinggian lahan untuk membudidayakan sayuran ini. Brokoli tidak dapat ditanam di daerah yang memiliki suhu panas.

4. Tanaman kubis

Tanaman kubis sangatlah cocok ditanam di daerah atau area yang bercuaca dingin dan berada pada ketinggian 1.500—2.000 m dpl. Jika suhu dan ketinggian area sudah memenuhi kriteria, sebaiknya Anda juga harus memerhatikan banyaknya humus dan gemburnya tanah yang akan dijadikan lahan untuk membudidayakan kubis. Hal ini akan sangat memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan tanaman kubis itu sendiri.

5. Tanaman kentang

Tanaman kentang akan tumbuh baik pada daerah yang memiliki ketinggian antara 1.000—2.000 m dpl dengan suhu 15—22 derajat Celcius. Curah hujan yang baik selama periode pertumbuhan tanaman kentang adalah 1.000—1.500 mm. Apabila curah hujan terlalu tinggi, bisa menyebabkan kebusukan pada umbi.

6. Tanaman apel

Tanaman selanjutnya yang mampu tumbuh baik di daerah dataran tinggi adalah apel. Di Indonesia, tanaman buah apel yang paling terkenal adalah apel malang, yang banyak dibudidayakan di Batu, Malang, Jawa Timur. Pasalnya, daerah tersebut merupakan daerah dataran tinggi.

7. Tanaman teh

Tanaman teh dapat tumbuh subur di daerah-daerah dengan ketinggian 200—2.000 m dpl. Tanaman teh menghendaki tanah yang dalam dan mudah menyerap air. Tanaman tidak tahan terhadap kekeringan serta menuntut curah hujan minimum 1.200 mm yang merata sepanjang tahun.

8. Tanaman kopi

Lokasi lahan yang terletak di ketinggian lebih dari 800 m dpl sangat cocok untuk ditanami arabika. Sementara, dari ketinggian 400—800 meter bisa ditanami robusta. Budidaya kopi di dataran rendah bisa mempertimbangkan jenis liberica atau excelso.

9. Tanaman kakao

Syarat tumbuh tanaman kakao adalah curah hujannya berkisar 1.100—3.000 mm per tahun. Temperaturnya antara lain 30—32 derajat Celcius (maksimum) dan 18—21 derajat Celcius (minimum). Sementara, lingkungan hidup tanaman kakao yakni hutan tropis yang pada pertumbuhannya memerlukan naungan untuk menghindari pencahayaan penuh


Contoh Tanaman Dataran Rendah

1. Padi

Padi merupakan jenis tanaman yang hanya bisa hidup di dataran rendah. Tanaman ini hidup jika suhunya mencapai 36 derajat celcius. Namun akan sangat baik jika suhunya berkisar 30-an derajat celcius dengan tingkat curah hujan yang sedang.

2. Kelapa

Kelapa biasa ditemukan di daerah dataran rendah, khususnya di pesisir pantai. Tanaman kelapa dapat berfungsi sebagai penghalau angin yang menuju ke arah daratan. Tidak hanya itu, tanaman kelapa juga dapat mencegah terjadinya abrasi.

3. Pisang

Buah ini dapat berbuah sepanjang tahun, sehingga tanaman ini akan tumbuh dengan baik jika dirawat di dataran rendah.

4. Jagung

Tanaman jagung hanya bisa hidup dengan baik di dataran rendah karena membutuhkan suhu yang tinggi.


Melestraikan SDA (Burung Cendrawasih)



Burung cendrawasih yang terkenal cantik dan memiliki ragam warna yang unik kini terancam punah karena maraknya perburuan dan pengambilan dari alam tanpa disertai dengan perawata yang masimal dalam prose pemeliharaannya. Burung yang berasal dari Papua ini pun susah dan jarang ditemukan. Terlebih dengan banyaknya kerusakan pada habitat aslinya karena perubahan alam, bencana, dan ulah manusia.

1. Penangkaran di Lokasi Perlindungan

Penangkaran atau pengembang biakkan burung cendrawasih dapat dilakukan di lokasi perlindungan atau pihak yang bersungguh sungguh membudidayakan untuk memperbanyak populasi, bukan untuk kepentingan pribadi atau kepentingan jual beli dan bisnis. lokasi perlindungan tentu lebih aman karena menjamin burung cendrawasih dari berbagai hal berbahaya seperti dicuri atau diburu. 

2. Memberi Perawatan Terbaik

Berikan perawatan terbaik selama proses pemeliharaan agar burung cendrawasih dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal serta memiliki keinginan dan birahi untuk berkawin dan menghasilkan keturunan yang lebih banyak. pastikan segala kebutuhan seperti fasilitas lingkungan, makanan, perawatan sehari hari dilakukan dan diberikan dengan cara dan langkah yang terbaik dengan memikirkan resiko sehingga meminimalkan kematian atau kegagalan. 

3. Mengembangbiakkan

Mengembangbiakkan jelas menjadi cara terbaik untuk memperbanyak populasi burung cendrawasih. sebab itu pembudidaya wajib banyak belajar dan memahami semua cara mulai dari perawatan awal, cara mengkawinkan, cara merangsang agar cepat bertelur, juga cara perawatan anak burung cendrawasih sehingga proses pengembang biakkan sungguh sungguh dijalankan dan memberikan hasil yang nyata. 

4. Tidak Memburu

jelas bahwa cara melestarikan burung cendrawasih tentu dengan tidak memburunya. memburu dapat beresiko menyakiti, menimbulkan stres, dan akhirnya menyebabkan kematian. apalagi jika perburuan dilakukan untuk kepentingan pribadi seperti keinginan untuk memelihara dan menjadikan hiasan di rumah namun tidak disertai dengan perawatan yang terbaik. 

5. Tidak Merusak Populasi

Jaga populasi burung cendrawasih yakni area hutan dan area hijau di semua wilayah termasuk wilayah yang terdeka dengan anda. sebarkan dan motivasi orang lain untuk turut menjaga kebersihan dan kesehatan hutan dengan tidak membuang sampah sembarangan atau mengotorinya dan tidak menebang pepohonan yang ada untuk kepentingan pribadi atau kepentingan bisnis.

6. Tidak Mencemari Lingkungan

Jangan mencemari lingkungan dengan sampah apapun mulai dari limbah rumah tangga, limbah plastik, limbah udara seperti asap pembakaran, juga limbah sampah yang sungguh menimbulkan kerusakan dan stres pada lingkungan. lingkungan yang tercemar tentu akan mencemari semua yang menempati, termasuk burung cendrawasih bahkan juga beresiko menyebabkan berbagai penyakit dan kematian pada manusia.

7. Melepaskan ke Alam

untuk memberikan kebebasan dan kesempatan burung cendrawasih untuk menikmati kebahagiaan yang lebih bedar dan haqiqi, lepaskan ia ke alamnya tentu saja pilih lokasi yang benar benar alami dan lestari. sebagaimana manusia, ia lebih menyukai hidup bebas dan hidup di rumahnya sendiri, bukan hidup dalam kurungan yang membuatnya jenuh sepanjang hari dan tidak bisa memaksimalkan kemampuannya seperti terbang dan berkawin sendiri.

8. Mencegah Stres

Jangan lupa untuk selalu memberikan kebahagiaan pada burung cendrawasih agar jauh dari stres dan memberi lingkungan yang benar benar kondusif serta terlindung dari predator agar ia merasa aman dan bahagia. makhluk apapun yang didera stres tentu tidak akan bisa berkembang biak dan tumbuh dengan maksimal.

9. Menanam Pohon

Cara melestarikan burung cendrawasih juga dapat dilakuan dengan kebiasaan menanam pohon, hijaukan wilayah sekitar anda dimanapun anda berada. walaupun terlihat sepele dan baru terlihat hasilnya beberapa tahun ke depan ketika pohon telah tumbuh besar, namun akan sangat bermanfaat untuk seluruh mahkluk hidup di bumi ini, pohon adalah sumber oksigen  dan sumber energi yang terbaik untuk semuanya.

burung cendrawasih yang hidup aslinya di habitat alami seperti hutan dan alam hijau tentu juga akan sangat bahagia ketika melihat alam yang indah terhampar di depannya. bukan tidak mungkin hal tersebut akan terjadi jika memang timbul kesadaran dari semua pihak untuk turut berperan menjaga keindahan dan melestarikan alam dengan menanam pohon. cukup tanam beberapa pohon di rumah atau sekitar lokasi umum seperti pinggir sungai dan sebagainya, beberapa tahun ke depan tentu tidak mungkin tidak memberikan manfaat.

10. Menyerahkan pada Lingkungan Margasatwa

Jika selama ini menemui atau mungkin memelihara secara pribadi burung cendrawasih untuk keperluan bisnis, ada baiknya untuk menyerahkan kepada dinas margasatwa atau lingkungan terkait untuk mendapat perawatan yang lebih maksimal sekaligus proses budidaya yang lebih baik sebab ditangani langsung oleh pihak pihak yang ahli atau orang orang yang berpengalaman di bidang penjagaan populasi flora dan fauna.


Pemanfatan SDA yang berasal dari hewan

1. Perikanan

Perikanan merupakan sumber daya alam hayati yang sangat potensial di Indonesia. Wilayah Indonesia sendiri 2/3 nya ialah peraran. Sumber daya perikanan merupakan sumber makanan bagi kehidupan manusia. Ikan sangat digemari oleh manusia karena mengandung gizi yang tinggi. Jepang salah satu negara maju di Asia adalah negara yang sangat tinggi tingkat konsumsi ikannya terutama ikan laut. Hasil dari perikanan selain dikonsumsi sendiri juga digunakan dapat diekspor ke negara lain. Ekspor perikanan Indonesia cukup tinggi. Pada tahun 2013 nilai ekspor perikanan Indonesia mencapai 4,19 milliar dollar AS. Nilai ini diperkirakan dapat lebih tinggi lagi karena masih banyak pencurian yang terjadi terutama di perairan laut Indonesia

2. Peternakan

Peternakan meupakan salah satu sumber daya alam hayati yang dimiliki Indonesia. Sumber daya alam hayati ini dapat berupa hewan liar maupun hewan yang sudah dibudidayakan. Peternakan dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:

1. Peternakan Potong dan Kerja

Jenis peternakan ini dimanfaatkan manusia untuk melakukan berbagai kegiatan seperti membajak sawah, mengangkat barang-barang, dan alat transportasi. Selain dimanfaatkan tenaganya juga diambil dagingnya. Macam-macam yang termasuk didalam jenis ini antara lain sapi, kambing, kuda, dan domba.

2. Peternakan Perah

Kalian tentu sering mengkonsumsi susu dalam kehidupan sehari-hari. Susu merupakan salah satu produk utama dalam peternakan ini. Sapi, kambing, dan kuda merupakan beberapa jenis hewan yang diambil produksi susunya untuk memenuhi kehidupan manusia. Susu merupakan salah satu sumber gizi bagi kehidupan manusia.

3. Peternakan Unggas

Peternakan unggas ialah jenis hewan yang memiliki bulu dan sayap untuk diambil daging ataupun telurnya. Beberapa hewan yang termasuk didalamnya seperti ayam, bebek, merpati, dan kalkun.

4. Aneka Satwa

Aneka satwa merupakan hewan yang belum lama didomestikasi. Jenis ini digunakan sebagai penghasil bahan pangan berprotein tinggi. Contoh aneka satwa diantaranya, lebah madu, ulat sutera, cacing tanah, burung unta, dan burung wallet.


Untuk mengerjakan latihan soal SILAHKAN KLIK DISINI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar